legend of batavia

Persaingan hidup,tuntutan hidup,hiruk pikuk hidup....itulah hidup kadang lupa dengan seribu alasan kita terjebak untuk menghalalkan semua cara,itulah wajah kaum minoritas kota terhimpit dengan kebutuhan di sodorkan etalase modernitas dan kecanggihan zaman sementara sang penguasa seakan tutup mata dan telinga,enggan berkomentar dan bertindak untuk urusan di bawah.itulah gambaran wajah asli kehidupan jakarta,saya sendiri menulis enggan menulis masa lalu kaum betawi.masa lalu yang indah,masa lalu yang nyaman walau tidak ada modernitas,kadang mendengarkan cerita dari wajah penghuni kota yang sudah renta,aku berfikir beginikah pembangunan....beginikah modernitas....beginikah kecanggihan tehnologi........
Mengikis sendi sendi kehidupan,sendi sendi kearifan lokal ,sekarang orang sibuk menumpuk kekayaan mirip dengan semut walau usianya singkat tapi terus saja menimbun makanan.sibuk menghitung harta seakan lupa datang dari mana.sikaya dengan sikaya.simiskun dengan simiskin.satu samalain tidak mempedulikan itulah yang di sebut kesenjangan.modernitas secara otimatis membuat kasta kasta baru yangbtidak memiliki konsep tidak jelas untuk apa dia membentuk golongan,sebetulnya di dalam hati banyak sekali pertanyaan sebagai orang asli betawi,orang asli penghuni kota ini,bukan saya anti pembangunan bukan anti modernitas jelas jelas memang demikian gambaran hidup yang ada sekarang.yang jelas saya ingin,kita semua yang membaca membangun solusi untuk kedepan Merdeka.....Merdeka....semoga ada setetes harapan curahan hati ini kegundahan warga minoritas ini.
Ternak di tengah kota

Kue tradisional 
culture of betawi

Komentar

Postingan Populer